Posted by: nsrupidara | January 16, 2009

Abstrak Paper ke IHRM Conference Diterima

Kemarin pagi saya gembira bukan kepalang. Seperti lazimnya, selepas sarapan saya turn on laptop untuk cek email, termasuk cek ramalan cuaca. Dalam mengecek email, beberapa hari itu memang saya berharap ada info penting dari emails yang saya terima, di antaranya tentang proposal penelitian saya ke beberapa perusahaan dan juga hasil review paper saya untuk ikut konferensi.

Saya sedang menyiapkan diri untuk melakukan penelitian lapangan ke Jakarta. Jadi, pantas jika saya berharap beberapa perusahaan yang saya kontak dapat merespon permohonan saya. Di samping itu, sejak November yang lalu, saya telah mengirimkan sebuah abstrak ke penyelenggara the 10th International Human Resource Management Conference. Harapan saya, baik sekali jika sudah ada jawaban tentang hasil review abstrak itu.  The 10th IHRM Conference in yang akan diselenggarakan pada 21 – 24 Juni di Santa Fe, AS dengan tuan rumah Universitas New Mexico.  Sehari sebelumnya saya terpaksa kirim email ke penyelenggara menanyakan hasil review tersebut. Soalnya, kepastian berita itu sebelum berangkat ke Jakarta akan memudahkan sejumlah hal, khususnya untuk ngurus visa ke AS yang sering terkenal sulit itu. Dan luar biasa, begitu buka memang ada email dari penyelenggara IHRM Conference. Waktu mau buka perasaannya ya sedikit gelisah juga, “keterima nggak ya?”, kira-kira begitulah pikiran saya. Maklum konferensi, ini dapat dikategorikan sebagai salah satu forum nomor 1 di bidang HRM. Konferensi ini merupakan agenda rutin Divisi HR dari Academy of Management yang terkenal itu.

Dan, begitu buka, waahh… tidak ada indikasi apa-apa. Bikin penasaran aja nih, ibarat terima dan buka kado yang di dalamnya berisi kotak dalam bungkusan kado lagi dan seterusnya sampai kotak terkecil. Sesuai isi email yang mengatakan dilampirkan hasil review dari 2 reviewers (menggunakan sistem double-blind review) serta satu surat keputusan, maka saya harus membuka ke-3 files tersebut. Cuma, saya tidak mau lama-lama dan langsung jumping ke surat keputusan. Dan….. sesuai dengan hasil review, maka dengan itu kami menyampaikan bahwa abstract Anda dinyatakan diterima untuk presentasi di 10th IHRM Conference… Rasanya mau melompat saja. Wah, dramatisasi. Namun, saya senang sekali, walau merasa tidak perlu jungkir-balik. Nelsy yang kebetulan ada di situ langsung saya kabari berita gembira itu. Dia tanya, gimana perasaanmu? Senang? Jelas saya gembira sekali. Berikutnya saya buka ke-2 hasil reviews yang juga terlampir. Dan, senang juga melihat hasil review yang cenderung menilai berbagai aspek pada derajad strong, walaupun ada 2 yang excellent dan ada juga 2 yang lebih dari cukup. Yang paling menyenangkan adalah, karena ini paper teoritis dan kontribusinya adalah kontribusi teoritis, penilaian para reviewer adalah strong. Yang satu malah memberi nilai 2/1, alias strong ke excellent. Wuaah, senang sekali. Para reviewers sepakat dengan kami (saya dan pembimbing sebagai penulis), bahwa area yang kami pilih memiliki gap pengetahuan dan merupakan sebuah under research area. Penilaian ini tidak mudah didapat karena ada luar biasa banyaknya publikasi di bidang ini. Karena itu kejelian dan ketajaman membaca relung gagasan untuk diobrak-abrik menjadi penting. Salah seorang reviewer mengatakan, dengan curious menanti full paper kami karena menarik telaah yang kiranya akan diajukan. Dia tampaknya agak sedikit berseberangan dengan ide kami dan berharap kami bisa mengelaborasi gagasan kami lebih detail untuk membuktikan bahwa apa yang kami nilai adalah benar. Ini sebuah tantangan yang sangat menarik. Saya pribadi telah membaca cukup banyak di wilayah ini, termasuk masuk ‘kamar orang lain’ untuk membuktikan bahwa judgment saya tidak keliru dan telah menyiapkan struktur argumentasinya, walau terus membangun gagasan kompleks yang kritis untuk menyerang dominant perspectives yang ada dan memasukkan pandangan alternatif. 

Nah, belum saatnya untuk bercerita lebih jauh. Namun secara garis besar, paper saya itu menyoal bagaimana para aktor HR di lapangan yang berada dalam tekanan ide-ide berupaya untuk membangun sistem-sistem HR. Anda butuh interpretasi lebih jauh dari ide ini? Karena itu, bersambung! He he he he

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: